sungaibersih2020

Sungaiku Bersih Sungaiku Jernih

Industri Tahu Tempe

leave a comment »

AIR LIMBAH BERMANFAAT BAGI DAPUR

Oleh : Agus Pindo Basuki, ST (085649433699)

1. PERMASALAHAN INDUSTRI KECIL MENENGAH TAHU

Industri tahu menggunakan bahan baku dasar kedelai asam cuka (Cuka Batur) dan air . proses pemasakan tahu dilakukan dengan menggunakan steam dan operasional steam membutuhkan bahan bakar. Bahan bakar yang digunakan berupa kayu bakar,  berambut, grajen, minyak tanah, dll karakteristik dasar industri tahu yang banyak kita jumpai adalah penggunaan teknologi yang sangat sederhana dengan  menejemen yang tradisional. Tenaga kerja yang pada umumnya tidak mempunyai keterampilan tertentu.Lokasi kebanyakan menyatu dengan pemukiman penduduk dengan lahan yang terbatas, sehingga muncul permasalahan dengan warga sekitar tentang keberadaan industri tahu yang terkait dengan ganguan pencemaran  limbahnya.

2.ANALISIS

a. AIR LIMBAH INDUSTRI TAHU

Meskipun ada UU no 23 tahun 1997 Tentang pengolahan Lingkungan, dimana pemerintah akan memberi sangsi berat pada pengusaha /industri yang mencemari  lingkungan serta diberlakukan wajib audit lingkungan bagi industri yang  mencemari lingkungan, tetapi secara umum di banyak tempat masih banyak limbah  cair industri di buang ke lingkungan sekitar tanpa proses pengolahan, salah  satunya adalah industri tahu .Limbah industri tahu berupa limbah cair dan  limbah padat atau ampas yang laku di jual untuk pakan ternak, sedangkan limbah  cair ada yang di buang langsung ada pula yang diolah tetapi kebanyakan di buang  langsung tanpa pengolahan. Salah satu contoh limbah yang terbuang oleh industri  tahu : Akibatnya beberapa sungai, irigasi dan kanal terkena polusi, sehingga simpanan air tanah menjadi tercemar yang kalau tidak dicarikan solusi akan  membahayakan kesehatan dan kelestarian lingkungan.

Salah satu contoh pembuangan  limbah tahu yang tidak dimanfaatkan lagi dan terbuang percuma dan akan mencemari badan air sungai, Contoh Film Proses Pembuangan limbah Tahu di sungai bengawan solo

b.Karakteristik Air Limbah Air limbah organik mempunyai kandungan protein,  lemak, karbohidrat tinggi seperti :

  1. Kotoran Dan Air Limbah Ternak / Peternakan
  2. Kotoran dan Air Limbah manusia.
  3. Air limbah industri : Tahu , Tempe, Tapioka, Susu, dll

Dari tes laboratorium Kandungan Kimia limbah industri tahu adalah sebagai  berikut : No Parameter Satuan 1 BOD 6000-7000 mg/l 2 BOD 3600-4200 mg/l 3 TSS 200-500 mg/l 4 PH 3.5-5.5 Limbah ini mengandung bahan organik tinggi (Protein  yang cukup tinggi) yang kalau di buang ke lingkungan sekitar tanpa proses  pengolahan akan berpotensi terhadap pencemaran lingkungan, seperti air menjadi  kotor, bau menyengat, dsb.limbah ini mengandung bahan organik tinggi (Protein  yang cukup tinggi).

Melihat kandungan limbah industri kecil tahu seperti tersebut di atas kami  tawarkan konsep teknologi pengolahan air limbah industri tahu dengan Biogas.

3. SOLUSI UNTUK INDUSTRI TAHU DI KABUPATEN LAMONGAN.

DENGAN PENGOLAHAN LIMBAH INDUSTRI TAHU DENGAN BIOGAS

Apakah biogas ? biogas adalah gas pembusukan bahan organik oleh bakteri pada  kondisi Anaerob. Gas bio tersebut merupakan campuran dari berbagai gas Antara  lain :CH4(54-70%), CO2(27-45%), O2(1-4 %), N2(0.5-3%), CO( 1%) dan H2S.  Campuran gas ini mudah terbakar bila kandungan CH4 (Methana) melebihi 50%. Air  limbah industri tahu ini mempunyai kandungan methana (CH4)> 50% sehingga sangat  memungkinkan untuk bahan sumber energi gas Bio-Gas. Untuk daerah tropis seperti  indonesia, Konstruksi fixed Dome Digester (Digester permanen ).

Seperti di atas,  lebih tepat guna. Digester permanen bahanya dari pasangan batu bata, pasangan  batu kali, atau beton dengan ruangan penyimpan gas yang ada diatasnya. Digester  ruangan gasnya sudah tetap sehingga bila produksi gasnya lebih akan terbuang  keluar melalui lubang pengeluaran. Saat tekanan gas tinggi maka slury akan  terdorong ke bak pelimpahan selanjutnya akan meluap keluar melalui lubang  pengeluaran secara otomatis dan mengalir ke bak an
aerobic sistem. Bila gas digunakan maka tekanan akan berkurang dan slury masuk  kembali ke digester. Digester permanen ini pembangunanya harus teliti karena bila terjadi salah membangunnya atau tidak hatihati misalnya sampai terjadi  lubang sebesar jarum berarti degester tersebut bocor.

PROSES TERJADINYA GAS BIO

Setelah pembangunan selesai, air limbah industri  tahu dimasukkan ke dalam digester. Pengisian ini hingga penuh melimpah ke dasar  bak pelimpahan. Kemudian tutup digester dipasang dengan tanah liat sebagai  sealnyadan diatasnya diisi dengan air hingga penuh. Air limbah terus dimasukan. Pada kondisi anaerob, maka bakteri akan menguraikan bahan organik yang  mengandung protein, lemak suhu antara 15 0C -35 0C, suhu optimal antara 32 0C  -35 0C, dan setelah  30 hari akan dihasilkan bio gas

PRODUKSI GAS

Berdasarkan Riset tim kami untuk produksi tahu dengan kapsitas  kedelai 700 Kg/hari, dihasilkan tidak kurang dari 10.500 liter gas-bio/liter.  Kebutuhan 1 rumah tangga dengan 4-5 orang anggota, kurang lebih 1.200-2.000 liter per hari. digunakan untuk sumber energi misal untuk : kompor (memasak),
lampu, penghangat ruangan/gasolec, suplai bahan bakar mesin Diesel , untuk  pengelasan (memotong besi) dll

MANFAAT BAGI LINGKUNGAN Dengan proses fermentasi oleh bakteri anaerob (Bakteri Methan) tingkat pengurangan pencemaran lingkungan dengan parameter BOD  dan COD akan berkurang sampai dengan 98% dan air limbah telah memenuhi standard  baku mutu pemerintah sehingga layak di buang ke sungai.

ESTIMASI HARGA

Untuk treatment limbah tahu dengan biogas dan aerobic sistem,  sangat tergantung pada harga upah dan meterial setempat. Untuk wilayah jogja  tahun 2006 harga 1m3 bangunan bio Digester limbah tahu dibutuhkan anggaran   Rp.700.000.- dan anaerobic sistem dibutuhkan anggaran Rp. 2.000.000.-

(Penulis adalah Staff DPU Cipta Karya Lamongan ,mahasiswa tugas belajar pada Magister Sistem Teknik UGM, Jurusan Pengolahan Sampah Kota)

Sumber: http://www.mail-archive.com/kendal-online@yahoogroups.com/msg01549.html

Ampas Tahu Jadi Biogas

KOMPAS/HERU SRI KUMORO

Rabu, 27 Februari 2008 | 03:47 WIB

Nyonya Budi (35) memasak menggunakan kompor biogas di Dukuh Kanoman, Desa Gagaksipat, Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (26/2). Energi biogas dialirkan dari bak yang berisi limbah cair sisa pembuatan tahu.

Nyonya Budi (35) memasak menggunakan kompor biogas di Dukuh Kanoman, Desa Gagaksipat, Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (26/2). Energi biogas dialirkan dari bak yang berisi limbah cair sisa pembuatan tahu.

Nyonya Budi (35) memasak menggunakan kompor biogas di Dukuh Kanoman, Desa Gagaksipat, Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (26/2). Energi biogas dialirkan dari bak yang berisi limbah cair sisa pembuatan tahu.Sumidi (45) sibuk memaku sabuk dari ban di tengah suasana bising dan hawa panas pabrik tahu di Dusun Kanoman, Desa Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Senin (25/2) siang. Sabuk itu adalah salah satu bagian dari alat produksi tahu yang rusak.

Sejurus kemudian sang istri, Wastini (40), melintas. Siang itu ia sudah selesai masak. Ia tidak lagi cemas soal harga minyak tanah yang mahal dan sulit dicari. Wastini sekarang memasak menggunakan gas. Bukan gas hasil pembagian program konversi minyak tanah ke gas, melainkan dihasilkan dari proses pengolahan limbah pembuatan tahu dari pabrik tahu milik suami. Sudah tentu, gratis.

”Biasanya, sehari habis dua liter minyak tanah. Sekarang bisa masak sepuasnya, kapan saja, dengan gas gratis. Uang beli minyak untuk menambah uang jajan anak sekolah,” ungkapnya.

Bukan hanya Wastini yang menikmati gas gratis. Dua rumah tangga lainnya juga menikmati biogas limbah tahu dari pabrik tahu Sumidi. ”Sebenarnya bisa untuk lima rumah. Kalau ada tetangga yang mau pakai gas, kami persilakan. Namun, harus menyediakan sendiri kompor dan pipa penyalur gas,” tutur Sumidi.

Sumidi boleh bersenang hati karena terpilih sebagai penerima bantuan pembuatan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) biogas dari Pemerintah Kabupaten Boyolali. Dengan biaya sekitar Rp 40 juta, di belakang rumahnya dibangun semacam sumur sedalam lima meter dan bangunan bertutup bulat seperti tempurung kelapa yang hampir rata tanah dan berkedalaman dua meter. Instalasi ini untuk mengolah air limbah secara sederhana. Di samping sumur, terdapat pipa penyalur gas yang dihasilkan dari limbah tahu.

”Saya hanya menyediakan tanah 10 x 10 meter persegi untuk tempat instalasi. Sebenarnya ini bisa buat dua pabrik, tetapi karena jarak pabrik berjauhan, sulit dilakukan,” ujar Sumidi.

Perajin tahu lainnya, Budi Amiarso, juga gembira menerima bantuan IPAL biogas lima bulan lalu. Ada lima rumah yang memanfaatkan biogas limbah tahunya untuk memasak dan menyalakan petromaks.

”Biasanya lima liter minyak habis untuk tiga hari. Sekarang 15 hari belum tentu habis,” kata Haryono, kakak Budi yang juga memanfaatkan biogas.

Ia juga memanfaatkan biogas untuk menyalakan petromaks. Namun, petromaks biogas hanya digunakan bila listrik padam.

Selain menghasilkan biogas, limbah akhir yang dihasilkan lewat IPAL biogas tidak berbau dan lebih cair. Perajin tahu biasanya membuang limbah pembuatan tahu tanpa diolah ke sungai ataupun ke selokan yang berakhir di persawahan.

Sebenarnya keluhan warga sekitar bukan tidak muncul terhadap limbah tahu yang dibuang begitu saja. Namun, karena sebagian besar warga mendirikan usaha pembuatan tahu, kondisi itu seperti dimaklumi.

Sayangnya, teknologi IPAL biogas ini makan biaya besar sehingga sulit dijangkau perajin yang kebanyakan berskala usaha rumah tangga. Padahal, mereka berminat menerapkan model IPAL biogas yang lebih ramah lingkungan dan bermanfaat. (Sri Rejeki)

Written by airsungaikelassatu2020

December 31, 2008 at 6:46 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: