sungaibersih2020

Sungaiku Bersih Sungaiku Jernih

Serba-Serbi

leave a comment »

JULI 2005

Wagub DKI:Warga Jakarta Mulai Sadari Arti Lingkungan Bersih

11-07-2005

Saat ini sudah mulai banyak warga Jakarta yang menyadari arti penting dari lingkungan yang bersih. Sayangnya polusi yang terjadi di ibu Kota semakin hari justru semakin tinggi akibat dari pembuangan asap kendaraan dan polusi udara dan limbah buangan dari pabrik-pabrik yang ada di seluruh penjuru Ibu Kota ke sungai-sungai yang mengalir di jantung kota seperti sungai Ciliwung. Untuk itu setiap kebijakan Pemerintah Propinsi DKI Jakarta akan berbasiskan pada kepentingan publik.

Hal tersebut dikemukakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo saat membuka kegiatan ekowisata Kali Ciliwung Srengseng Sawah, Jakarta Selatan Minggu (10/7) pagi. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari perayaan HUT ke-478 kota Jakarta. Dalam sambutannya Bang Foke juga juga mengakui target yang dibebankan Pemprop DKI untuk mengurangi tingkat pencemaran polusi baik udara maupun sungai tiap tahun semakin bertambah.

Wagub mengibaratkannya sebagai sebuah lomba lari dimana ada target yang harus dicapai sehingga kedepannya akan menjadi lebih baik lagi. Untuk itu wagub berpesan kepada seluruh perangkat wilayah yang ada mulai dari wali kota hingga lurah untuk menjaga kebersihan wilayahnya masing-masing. Khusus wilayah Jakarta Selatan, Pemerintah Pusat telah menganugerahkan Adipura 2005 untuk kategori kota tingkat dua terbersih bersama kotamadya Jakarta Pusat.

Atraksi wisata Kali Ciliwung juga diisi dengan pagelaran budaya Betawi, serta mengarungi Kali Ciliwung dari Srengseng Sawah hingga menuju kampus Universitas Indonesia, Depok sambil memunguti sampah yang ditemui selama diperjalanan. Digelar juga lomba rakit serta lomba menangkap bebek.

Terkait dengan pencanangan kegiatan ekowisata Kali Ciliwung tersebut, Jumadi selaku ketua gerakan Masyarakat Ciliwung Bersih mendukung penuh agenda Pemprop DKI tersebut.”Sebab dengan adanya kegiatan tersebut akan meningkatkan perekonomian warga, khususnya yang berada di selitar alur kali tersebut,” jelas Jumadi.

Sementara itu Kasudin Pariwisata Kodya Jakarta Selatan Nenden Dewi menjelaskan saat ini pihak pemkodya Jaksel sedang membangun suatu rute perjalanan wisata berbasis lingkungan seperti halnya yang telah dilakukan Jaksel terhadap kampung Banjarsari yang telah terkenal dengan keasriannya serta kawasan Rawajati yang baru saja dianugerahi Kalpataru. Sudin Pariwisata Jaksel juga sedang menyiapkan suatu konsep ekowisata menyusuri kali Ciliwung dimana para wisatawan juga dapat menanam bibit pohon melinjo di sekitar alur kali yang membelah kota Jakarta tersebut.

Menurut Nenden seluruh potensi ekowisata di Jaksel saat ini masih memerlukan infrastruktur yang baik semisal belum tersedianya jalan yang menghubungkan obyek ekowisata tersebut. “Kami juga sedang menyiapkan papan penunjuk lokasi serta loket tiket masuk,” ungkap Nenden. Penulis: wawan

Sumber: http://www.beritajakarta.com/V_Ind/berita_detail.asp?idwil=1&nNewsId=16550

Written by airsungaikelassatu2020

November 19, 2008 at 2:56 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: