sungaibersih2020

Sungaiku Bersih Sungaiku Jernih

2008 – Aksi

leave a comment »

MEI 2008

KALI CILIWUNG DIBENAHI UNTUK TINGKATKAN KUALITAS AIR

Jakarta, 16/5 /2008 (Kominfo Newsroom) – Untuk meningkatkan kualitas air sungai Ciliwung, pemerintah secara terpadu (melibatkan berbagai instansi terkait) akan membenahi kembali kawasan di sepanjang area sungai dari hulu hingga hilir.

Deputi III bidang Peningkatan Konservasi Sumber Daya Alam dan Pengendalian Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Masneliyarti Hilman di Jakarta, Jumat (16/5) mengatakan, akan dikaji kembali penyebab terjadinya penurunan kualitas air. Bila penyebabnya di hulu akan dilakukan penanaman kembali daerah yang sudah terbuka, akibat alih fungsi.

Selain itu akan dilakukan pembuatan biogas, pengelolaan sampah dan membangun cek dam, dalam pelaksanaan akan dilakukan skala prioritas dalam masa 20 tahun, dengan pembagian empat priode dengan skala waktu lima tahunan.

Pada priode pertama akan dilakukan pembenahan beberapa segmen yang dinilai sangat parah, yaitu segmen hulu, karena sangat mempengaruhi kondisi air hilirnya.

Untuk penanganan penanaman akan dilakukan oleh dephut, deptan menangani lahan pertanian dengan mempergunakan bahan dan pupuk yang berwawasan lingkungan dan KLH memproses sampah menjadi kompos, septi tank komunal, biogas dan daur ulang.

Sedangkan segmen berikutnya dilakukan di kawasan tengah dan hilir selain melakukan hal sama akan dilakukan penataan kembali hunian masyarakat yang berada di sepanjang aliran sungai.

Disamping itu, pembuangan limbah industri ke sungai industri diperketat, kalaupun dialirkan ke sungai harus melalui proses yang sangat ketat dengan mempergunakan pengolahan limbah dan mempertegas penegakan hukum bagi mereka yang melanggar.

Untuk menjadikan air Ciliwung menjadi air baku air minum, harus ada komintmen dari semua pihak, dan pemda DKI sudah memulainya, termasuk pemda yang dilalui oleh Sungai Ciliwung tersebut, katanya.

Bila kualitas air Ciliwung bisa mencapai kelas I pada masa 20 tahun ke depan, maka akan dapat memenuhi kebutuhan air baku PDAM DKI sebagai air minum untuk warga DKI, yang jumlahnya terus meningkat.

“Kalau itu tidak diupayakan secepat mungkin, sementara PDAM hanya mampu menyediakan air untuk warganya hanya sekitar 50 persen, sisanya diambil dari air tanah yang semakin hari semakin berkurang, bisa berdampak amblasnya permukaan tanah dan rembesan air laut. (mf/id/c)

Sumber: http://www.bipnewsroom.info/?_link=loadnews.php&newsid=36982

JULI 2008

Warga Protes Keberadaan TPA Pondok Rajeg Bogor

Penulis : Dede Susanti; Senin, 07 Juli 2008 19:29 WIB

BOGOR–MI: Keberadaan Tempat Pembuangan Akhir ( TPA) sampah Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor, saat ini diprotes warga sekitar. Aksi protes warga pun dilampiaskan dengan menggelar demo dan pemblokiran sejumlah unit truk sampah yang hendak menuju TPA tersebut, Senin (7/7).

Warga menuntut agar TPA Pondok Rajeg yang ada di sekitar Perumahan Dephan, RW 11, Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor itu ditutup. Aksi berlangsung sekitar dua jam. Dalam askinya, tidak kurang dari 150 warga mengusung tuntutan agar TPA tersebut segera ditutup. Menurut mereka tuntutan itu tidak bisa ditawar-tawar lagi karena kondisinya memang sudah tidak layak.

“Ini dulu kan cuma tempat pembuangan kecil (TPST,red) saja. Tapi kenapa sekarang semuanya dilimpahkan ke sini. Kami di sini yang jadi korban. Gak bisa napas,”kata Sulis Ketua RW setempat.

Warga juga mengaku keinginan agar TPA tersebut ditutup, karena mulai dari awal TPA itu berada, hingga saat ini dengan keadaan yang merusak kenyamanan, tidak ada satupun janji dari pihak pengelola dalam hal ini Dinas Cipta Karya (DCK) Kabupaten Bogor dipenuhi.

“Pengelolaan tidak sesuai. Tidak ada teknologi yangg diterapkan dan terjadi penumpukan sampah. Kalau kemarau terbakar atau sengaja dibakar dan asap serta baunya perumahaan. Sedangkan kalau hujan sampah yang meluber ke Sungai Ciliwung dan pencemaran semakin meluas.Tidak ada itu kompensasi apa-apa termasuk untuk kesehatan yang diberikan pada kami,”ujar Sulis.

Aksi yang berlangsung sejak pagi itu akhirnya berakhir setelah ada pihak dari DCK yang datang dan diperoleh kesepakatan. “Tadi ada yang datang dari pengelola. mereka mengajak berembuk untuk mencari solusinya dan kami akan berkumpul besok di DCK. Kita lihat saja nanti. Tapi kalau solusinya tidak sesuai dengan yang kami inginkan, kami tetap akan menuntut untuk penutupan saja,” kata Sulis.

Untuk diektahui, tidak kurang dari 2000 warga yang tinggal di sekitar TPA Pondok Rajeg, yang mengeluh karena daerahnya tercemar.Terutama dengan bau busuk yang kelar dari sampah yang saat ini sudah meluber melampaui area TPA dan bercecaran ke area pemukiman warga.

Menurut Sulis, sebenarnya kondisi tersebut sudah dirasakan warganya sejak empat tahun lalu. Namun, saat itu tidak separah seperti yang dialami warga belakangan ini. “Parah-parahnya dua minggu terakhir ini. Sampahnya sudah meluber kemana-mana. Sedangkan disini lokasinya padat penduduk yang mayoritas warga yang usianya masih muda dan anak-anak. Buat orangtua saja sudah mengganggu, apalagi untuk kesehatan anak-anak. Di sini banyak anak kecil, yang masih di TK dan SD,”kata Sulis.

Pihaknya mengakui sudah coba melakukan aksi dengan pengiriman surat kepada pihak terkait dan berdialog sejak 2 tahun lalu. Namun tetap saja tidak ada penanganan serius dan pengelolaan dari pihak DCK. (DD/OL-03)

Sumber: http://mediaindonesia.com/index.php?ar_id=MTQ1NjQ=

Sampel Limbah Dikirim ke Mabes

09-07-2008 08:22 WIB

BOGOR – Jajaran Polsek Cibinong masih memeriksa saksi-saksi dugaan pembuangan limbah bahan beracun berbahaya (B3). Limbah baterai yang dibuang di Kampung Muara Beres RT 02/ RW 03 Kelurahan Sukahati Kecamatan Cibinong meresahkan warga sekitar. Diduga pelaku pembuangan limbah ini yakni PT EV.

Sejak Senin (7/7) petugas pun membuat garis polisi di areal pembuangan limbah. Ini untuk menjaga adanya dugaan pencemaran air sumur milik warga sekitar. Informasi yang dihimpun dari warga sekitar, ternyata pembuangan limbah baterai ini sudah berlangsung 15 tahun. Selain di tempat tersebut, PT EV diduga membuang limbah ke bantaran sungai Ciliwung.

Menurut salah seorang warga Sueb (49), dulunya limbah baterai ini milik Samit dari PT EV. Sepengetahuannya sejak 1997 itulah, limbah baterai ini pernah dibawa ke luar Pulau Jawa.

Hal senada diungkapkan warga lainnya Nurhasan (23). Pria yang tinggal di dekat pembuangan limbah, merasakan kejanggalan. Misalnya bila mengkonsumsi air dari sumur, rasanya agak sepet dan sedikit berbau.

“Ya, kalau untuk mandi tidak ada masalah, tapi untuk minum saya tak berani. Makanya saya selalu membeli air kemasan,” ungkap Nurhasan

Sementara Kapolsek Cibinong AKP Mantiri menuturkan, pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti. Salah satunya telah mengambil sampel limbah tersebut dan mengirimnya ke Lab Forensik Mabes Polri.

“Kami pun sudah memanggil saksi-saksi, tapi sampai saat ini beberapa saksi (kemarin-red) belum hadir,” pungkasnya (rev)

Sumber:http://radar-bogor.co.id/?ar_id=MTQxODQ=&click=MjA=

NOVEMBER 2008

SEMAKIN KE HILIR AIR SUNGAI CILIWUNG KIAN KERUH

Sabtu, 18 November 2006 18:21 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebanyak 31 siswa SMP 115 Tebet Jakarta Selatan, Sabtu (18/11), melakukan uji kualitas air Sungai Ciliwung, Jakarta. Hasilnya tidak terlalu mengejutkan, semakin ke hilir kekeruhan air Sungai Ciliwung semakin tinggi. Di bagian hulu, angka kekeruhan mencapai 40 JTU, sedangkan di dekat kantor PDAM Kabupaten Bogor angkanya mencapai di atas 100 JTU.

Untuk meneliti air Ciliwung ini para siswa memulainya dari hulu sungai di Desa Tandansari, Gadok Puncak, Jawa Barat. Para siswa juga mengambil contoh air di bawah jembatan Bambu Kuning dekat kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kahuripan, Kabupaten Bogor.

Siswa yang tergabung dalam aktivis Kelompok Ilmiah Remaja ini mengaku senang dapat melakukan uji kualitas air Sungai Ciliwung. Uji kualitas air ini merupakan bagian dari hari Perayaan Monitoring Air Sedunia.(****/DOR)

Sumber: http://www.metrotvnews.com/berita.asp?id=28195

Written by airsungaikelassatu2020

November 19, 2008 at 3:03 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: