sungaibersih2020

Sungaiku Bersih Sungaiku Jernih

2005 – Fakta / Status

leave a comment »

2005

Sungai Ciliwung Tercemar Berat, Institusi Terkait Sepakati Program Terpadu Ciliwung

Jakarta, Kompas – Kualitas air Sungai Ciliwung saat ini dalam kondisi tercemar berat dari hulunya di Puncak, Kabupaten Bogor, hingga hilirnya di DKI Jakarta. Di samping beban pencemaran yang makin tinggi, kawasan konservasi di sepanjang daerah aliran sungai makin berkurang.

Buruknya kualitas air Sungai Ciliwung terlihat jelas dalam pembagian lima segmen dari hulu hingga hilir.

Tidak satu pun dari bagian lima segmen tersebut yang kondisi kualitas airnya kelas I, atau yang dapat digunakan untuk air baku air minum, kata Deputi Menteri Negara Lingkungan Hidup Bidang Peningkatan Konservasi Sumber Daya Alam dan Pengendalian Kerusakan Lingkungan, Masnellyarti Hilman, usai rapat membahas pengelolaan kualitas air Sungai Ciliwung di Kantor Kementerian LH, Kamis (17/11).

Adapun kualitas air kelas II dapat digunakan untuk prasarana/sarana rekreasi air dan perikanan, III untuk pertanian dan budidaya ikan air tawar, dan IV untuk mengairi pertamanan.

Masnellyarti menguraikan, segmen 1 Sungai Ciliwung di Cisarua (Kabupaten Bogor) berkualitas kelas II, segmen 2 di Ciawi (Kota Bogor) kelas IV, segmen 3 di Cibinong (Kabupaten Bogor) kelas III, segmen 4 di Cimanggis (Kota Depok) kelas IV. Kualitas paling parah adalah pada segmen 5 di DKI Jakarta, karena tidak termasuk dalam kelas yang manapun.

Sumber pencemar Ciliwung berasal dari limbah domestik, limbah industri, dan limbah peternakan.

Kesepakatan bersama

Menurut Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar, masalah pengelolaan sungai harus ditangani secara terpadu, tidak sektoral.

Setiap sektor yang terkait punya program untuk sungai yang sama. Kalau itu disinergikan, masalah pengelolaan sungai bisa berjalan dengan baik dan efektif, kata Rachmat sambil menambahkan, 12 institusi terkait telah menyepakati program terpadu peningkatan kualitas air Ciliwung.

Di Indonesia ada sekitar 19 sungai yang kondisinya kritis, yang bisa dikelola secara terpadu. Kita mulai dari Sungai Ciliwung dulu, tambahnya.

Menteri Kehutanan MS Kaban yang juga hadir dalam pertemuan di Kantor KLH menekankan perlunya penegakan hukum dan target yang jelas. Ia berjanji, sesuai dengan kewenangannya, akan berupaya menghutankan kawasan belukar di sepanjang sepadan Ciliwung yang luasnya 2.900,34 hektar. (LAM)

Sumber: http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0511/18/humaniora/2222520.htm

Written by airsungaikelassatu2020

November 19, 2008 at 1:31 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: